KE MANA TUMPAHNYA EMOSI KALAU TAK KE BLOG


bila rasa letih menjalani hidup menyerang, banyak terjadi hal-hal yang sepatut boleh dielakkan.baru sehari aku rasa macam tu, aku dah melakukan stupid mistakes.kenapa?? bila rasa letih macam tu, aku jadi malas. bila malas, aku jadi kurang berhati-hati.atau, dengan kata lain...menjadi CUAI.
kejadian pertama berhubungan dengan AB. biasa, pagi-pagi kena panaskan enjin.semua orang yang pernah belajar bawak kenderaan tahu, kalau panaskan enjin, gear kena Neutral. aku dengan CUAInya letak gear 1. tengah panaskan enjin, tiba-tiba saja dia mati. aku pun dari depan tekan sajalah eletric starter pada handle sebelah kanan sambil tekan minyak sikit.apalagi, AB bergerak dan langgar tiang.antara tiang dan AB ada aku.berdebuk aku dengan AB jatuh bertumpuk macam nangka wangi.adoiiii...sakit betul kaki aku.
walaupun baru kejatuhan (aku bukan jatuh motor, tapi motor jatuh atas aku), hari itu tetap aku gagahkan diri melangkah ke kampus.esoknya, baru rasa sakit yang tak tertahan.terhincut-hincut selama 2 hari.tahan saja lah rasa sakit. tak ada ubat, tak ada tukang urut.malam waktu nak tidur, ngilunya Allah saja yang tahu.dan sampai sekarang masih terasa sakitnya.iskk...iskkk
kejadian kedua...emmm....aku sambung besok pulak.kampus nak tutup.aku menumpang wi-fi kampus saja. sekarang budget CC aku dah tak der.
Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?? (Ar-RAhman, Pengulangan 31 kali,ayatnya aku tak ingat)
kenapa harus tak semangat????
tak ada semangat nak menjalani hidup...
alfatihah untuk ayahanda mereka yang meninggal dunia pada 16 Febuari 2006
-----------------------------------------------------
wahai ayahku, engkau telah kukafani dengan sebungkus kafan, tetapi masihkah engkau mengenakan kafan itu besok?aku telah meletakkan tubuhmu dalam kubur, masih segarkah engkau atau sudah mula digigit cacing?
wahai ayahku, orang-orang alim berkata bahawa semua hamba nanti akan ditanya tentang imannya.di antara mereka ada yang dapat menjawab, namun ada juga yang membisu. adakah ayah nanti dapat menjawab atau hanya diam membisu?
wahai ayahku, orang alim mengatakan bahawa kuburan itu dapat dibuat luas atau sempit. bagaimana kuburan ayah, bertambah luaskah atau bertambah menyempit?
ayahku, orang alim berkata lagi, kain kafan orang yang meninggal ada yang diganti dengan kain kafan dari syurga, ada pula kain kafan dari neraka. kain kafan yang manakah yang sedang ayah gunakan sekarang?
ayahku, kata orang alim, kuburan itu merupakan sejengkal dari taman syurga, tapi mungkin juga sebuah lubang dari lubang neraka. yang kufikirkan, bagaimana kuburan ayah sekarang? taman syurga atau lubang neraka?
ayahku, orang alim pun berkata bahawa liang kubur dapat menghangatkan mayat dengan memeluknya seperti pelukan ibu kepada anaknya, tapi dapat juga berupa lilitan erat yang meremukkan tulang belulang si mayat. bagaimana tubuh ayah sekarang, pelukan manakah yang ayah rasakan?
ayahku, dahulu setiap aku memanggilmu tentu engkau menjawab, tetapi kini engkau kupanggil-panggil tak mau lagi menjawabku.engkau kini telah berpisah denganku dan tak bersua lagi hingga hari kiamat,semoga Allah tak menghalangi perjumpaanku dengan mu
ada sebuah ilustrasi menarik untuk kita renungkan bersama-sama.semoga kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang rugi kerana membuang sesuatu yang paling berharga yang dimilikinya.
jika seorang pemuda mendapat harta warisan yang melimpah ruah, kemudian menggunakannya dengan boros tanpa perhitungan dan perencanaan yang baik, apa pandangan kita? pastilah kita sangat menyayangkan sikap dan perangai pemuda tersebut dan menganggap dia sebagai orang yang sangat bodoh. sekarang,lihatlah diri kita sendiri;jangan-jangan kita pun bersikap seperti pemuda tersebut. kita seringkali menghabiskan modal berharga yang kita miliki hanya untuk sesuatu yang sama sekali tidak bererti. apakah modal manusia yang paling bernilai? tidak diragukan lagi..itulah USIA.
bila kita melihat dengan cermat, manusia itu pada hakikatnya adalah seorang pengembara di atas padang usia. manusia menempuh perjalanan hidupnya,melewati hari demi hari, menjauhi dunia dan mendekati kubur. seorang ahli bijak pernah berkata "aku hairan dengan orang yang menyambut dunia yang sedang meninggalkannya tapi berpaling dari akhirat yang sedang berjalan ke arahnya"
kadang-kadang,kita juga hairan dengan sikap kita sendiri. kenapa mudah menangisi harta benda yang berkurang, sebaliknya tidak pernah menangisi usia yang berkurang. bukankah tidak ada yang lebih bernilai bagi manusia selain usianya. sangat ironis, kehilangan usia dirayakan dengan penuh semarak dan penuh pesta pora. barangkali, inilah kebodohan manusia yang bersifat universal, iaitu merayakan kehilangan sesuatu yang berharga pada dirinya dengan sangat meriah dan penuh sukacita. padahal, semua orang mengerti bahawa yang hilang ini adalah sesuatu yang tak akan kembali lagi.
mengapa kita membiarkan usia kita berlalu begitu saja tanpa melakukan sesuatu yang bererti? apakah sudah demikian parahnya kebodohan kita hingga menghabiskan modal yang paling bernilai untuk untuk sesuatu yang tidak bernilai? bukankah kita harus mempertanggungjawabkan setiap saat yang berlalu? "apakah kalian semua mengira, bahwa Kami menciptakan kamu dengan sia-sia dan kepada Kami kamu tidak dikembalikan?" QS Al Mukminun: 115.
kuburan akan datang kepada kita dengan kelajuan 60minit per jam, tak peduli sesihat apa atau sekaya apa pun kita. semoga kita tidak lagi menjadi manusia yang membuang modal yang telah diberikan dengan sia-sia.
selamat ulang tahun niza...semoga berkurangnya satu umur di bumi Allah ini menjadikan kau semakin matang menghadapi hidup, semakin bijaksana menangani masalah dan semakin tabah terhadap terhadap ujian Rabb mu.
betulkah pernyataan matematik aku di atas. rasanya tak seimbang.1+1+1<1+1-1. entah, aku tak pasti.
belakangan ini, ada teguran dan kritikan pedas yang aku terima dari lingkungan aku. bagaimana caranya menerima kritikan tanpa rasa sakit hati dan marah??? beberapa teguran yang dapat aku terima, aku ucapkan terima kasih.teguran yang disertai dengan beberapa kemungkinan untuk memperbaiki dan jalan penyelesaian terhadap masalah. tapi kritikan dari orang yang tak competence dalam hal yang dikritik. rasanya menyakitkan, walaupun sepatutnya aku bersikap tak peduli saja pada mereka. anjing menyalak,kafilah berlalu. so what???
introspeksi diri: aku perlu belajar cara menerima kritikan dengan lebih baik, memilih dan memilah kritikan, menyimpan kritikan yang membina dan membuang yang menghancurkan.
alhamdulillah, hampir sebulan setelah kembali dari Tanah Suci semuanya sudah kembali normal.jadual tidur, rehat, solat etc. perjalanan panjang kemarin membuat biological clock aku lintang pukang. maklum saja, beza waktu Arab Saudi dan Malaysia 5 jam, dengan WIB 6 jam. perjalanan aku melalui jog-kl-pen-kl-jeddah-mekah-madinah-kl-pen-kl-jog. kalau aku tengok perjalanan yang aku tempuh, wajarlah sampai di jogja aku hampir collapse. tapi sepenat apapun, ada kebahagian tersendiri yang susah diungkapkan dengan kata-kata.
itulah alasan kenapa aku menghilang hampir 4 bulan mulai dari Ramadhan 1426/ Oktober 2005. tugas-tugas yang menimbun yang perlu diselesaikan sebelum aku pulang menghalangi niat aku untuk singgah di CC. sungguh, walaupun aku sangat ingin menulis, tapi akhirnya idea-idea itu menguap bagaikan air yang mendidih, ataupun hanya masuk ke buku catatan harian.
satu resolusi 2005 sudah terlaksanakan.walaupun terpaksa mengorbankan yang lain. tapi hidup adalah pilihan, dan itulah pilihan yang aku dah buat. semoga pilihan aku mendapat rahmat dariNya.
kembali ke jogja, rantaian pertanyaan yang aku dapatkan. kebanyakkan bertanya tentang pengalaman spiritual yang dirasakan sewaktu mengerjakan ibadah haji. tak banyak yang dapat aku ceritakan, cuma benar kata orang yang sudah pernah ke sana,apa yang kita lakukan sehari-hari, saat di Tanah Suci akan kita dapatkan kembali. baik yang kita lakukan, baiklah balasannya. buruk perbuatan kita, buruklah balasannya.
tahun ini menjadi tahun terbaik dalam hidup aku, Tahun Baru 2006 di Masjidil Haram, Tahun Baru Hijriah di Masjid Nabawi. tempat apa lagi yang lebih baik untuk merayakan pertukaran tahun.Subhanallah. Memang tak ada percikan bunga api, lampu pentas bekerlipan atau suara penyanyi silih berganti. hanya suara-suara manusia-manusia yang membawa hatinya yang hitam menghadap Kekasihnya Yang Satu, lirih tangis dan airmata memohon keampunan dan maghfirahnya.
di sana juga aku mengenal seseorang, seseorang yang membuat hati ini bergetar kembali. tutur katanya yang lembut tapi tegas, airmuka yang tenang dan tingkah laku yang sopan. memang tak terlalu banyak yang aku ketahui tentangnya, tapi aku kembalikan semuanya kepada Dia. sampai aku kembali ke Malaysia, dia hanya ada dalam doa. semoga Sang Khalik membuka jalan buat aku dan dia.
"allahumma hajjan mabruran, wa sa'yan masykuran,wa zanban magfuran, wa amalan solihan, wa tijaratan lan tabura."
ya Allah, jadikanlah haji kami haji yang diterima,usaha yang diterima, dosa yang diampunkan, amal soleh yang diterima dan perdagangan yang tidak merugi.

|