|
di tepi jendela itu
aku yg semalam bersama ribut dan langit kelam bergelora perasaan dengan rindu dendam aku yg runsing melihat hujan dibumi asing ketahanan diri semakin meruncing aku yg pilu walau hati tidak setuju keluarga terpaksa di tinggal selalu aku yg sering terlupa bumi mana tak ditimpa panas bumi mana tak ditimpa hujan Gerimis Senja Ku terpegun di jendela bila hujan gerimis senja Tak ku lihat di hadapan ku diri ku dalam lamunan Tiada lain yang ku bayangkan hanyalah peristiwa itu Dosa-dosa yang ku lakukan tetap mengganggu batin Tanya pada diri apakah ini semua cobaan belaka Kesal ku tak berakhir menduga keyakinan ku kepadanya Batin ku menjerit namun tiada suara Aku cuba menyatukan semua harapan yang berkecai Tuhan ku bimbingkanlah diri ku agar kesal ku hilang Gerimis sungguh mencengkam tiada dapat ku tahan lagi Sungguh-sungguh tak ku menduka hingga jadi begini
last modified Apr 4, 2005 at 7:39
|