home
login::signup
we::blog

sketsa rembulan emas

[ebiet g ade] 
 
Ketika rembulan emas tenggelam di cakrawala  
angin mati dan laut pun terdiam  
Hening di sekeliling bumi sunyi, sepi, mencekam  
menunggu keputusan sakral, arif, dan bijaksana  
 
Yang tak habis aku mengerti  
jeritan kami tak bersuara  
Ditelan gemuruh gundah gulana  
Mungkin lewat nyanyian akan dapat menyusup,  
menguak jendela hatiMu  
Dan Kau dengar rintihan kami 
Kau dengar jeritan kami  
 
Tuhan, semua terserah titahMu  
Merah hitam tanah kami, pucat pasi wajah bumi  
hm... hu... tolong, arahkan mata pedang  
Mereka-mereka yang memimpin  
percaturan dunia, pergolakan dunia  
 
Tuhan, semua terserah titahMu  
Merah hitam tanah kami, pucat pasi wajah bumi  
hm... hu... tolong, arahkan mata pedang  
Mereka-mereka yang memimpin  
percaturan dunia, pergolakan dunia  
 
Ho ho ho ho ho  
Tuhan, tolonglah  
karena hanya Engkau yang dapat mendengar  
jerit hati kami 
Tuhan, tolonglah  
karena hanya Engkau yang dapat mendengar  
jerit hati kami

last modified Jul 1, 2007 at 11:32



[ add a comment ]