|
Darah saudaraku di bumi Tak Bai....
 Photo from harakahdaily.net Saya sangat sedih tengok jendela dunia semalam. Kes pembunuhan penunjuk perasaan di Tak Bai, selatan Thai. Air mata ini untuk saudara-saudara seIslam ku yang dilayan bagai binatang, yang nyawa mereka melayang langsung tak berharga di mata si baju hijau celoreng2 itu. Allah huakbarrrrrrrrr!!!!!!!!!!!!! Sedih bila melihat mereka berlari menyelamatkan diri, tapi mereka ditangkap, dipijak2, ditendang2, disepak terajang, dipukul dgn senapang dan belantan, mereka (kebanyakannya remaja) diikat dari leher, tangan hinggan kaki. Kemudian dicampak2 ke dlm trak tanpa simpati sdkt pun. Bertindih2 lah anak2 itu antara satu sama lain.... hati siap tidak belas ?????? Saya teringat berita semasa kes selesema burung sedang menular hari tu di Kelantan, mereka tangkap dan ikat ayam2 tu, mereka masukkan dlm plastik dlm keadaan ayam2 tu masih hidup, maka menggelupur lah ayam2 tu, lalu mereka humban dalam lori, penuh satu lori dgn beratus2 plastik yang di dlmnya ada berpuluh2 nyawa ayam. Melihatkan nasib ayam2 itu, lagikan hati jadi sedih, inikan pula melihat nyawa manusia dihumban begitu, nyawa saudara-saudara seIslam kita. Sedih... sangat sedih.... saya membayangkan, bagaimana kalau yang dipijak2 itu adik lelaki saya...? Bagaimana kalau yang disepak terajang itu ayah saya..? Bagaimana kalau yang ditembak mati itu suami saya...? Bagaimana kalu yang dihumban dan dibiar bertindih2 dan sesak nafas itu saudara mara saya, kaum kerabat saya? Bagaimana...? Bagaimana rasanya menyaksikan orang-orang tersayang ditindas tanpa belas lalu tumpas di depan mata sendiri...? Hati isteri mana yang mampu menanggung pilu ini...? Hati ibu mana yang dapat menanggung sebak ini...? Hati kental ayah mana yang tidak menyimpan dendam..? Hati anak mana yang tidak memberontak? Perjuangan ini belum selesai.... dendam itu beraja di hati..... bermahkota di jiwa.... Tiap titisan darah yang mengalir pasti dituntut !!!!!!!!!! Baca lagi !!! nur indah... aku sangat sedih....sedih sangat... siapa yang akan membela nasib mereka...? Bukankah negara kita Pengerusi OIC? Apa peranannya... aku kurang pasti...

|