home
login::signup
we::blog

ID Name : sitimas, Hometown : Kulim Kedah, Currently working in Ipoh,Perak, Type of Person : i'm a pioneer, independent, original, smart, frank, funny..yup!yup!, sensitive, loyal, stubborn!!stubborn!!, quiet, romantic, cute??, hardworking, honest, jealous on competing basis(ye ke!!ahaks..True.. True..)kind hearted & heart broken also.., lurve to travel, friendly and authoritative :)) and for me, IMMPOSIBLE IS NOTHING....(yer meh??) u just H.A.T.E M.E!!!ha ha ha... oppsss!! one more thing, i love cats!! erkkk.. i mean all animal as well lah, accept reptile.. euuuwwwww (eh, katak dikecualikan.. sebab dia amphibian, cute ek!) n i also like stuff in pink n white color!!
Adiema
Adiazali
Afxzal
AinQaisara
ALyn
Bintang D LAngit
Bintang D Syurga
Cindy
Chic
Gigitakbertatoo
Horatio
Jiwarasa
JarL(PaPa)
ME 1
Mr. Lonely
Noorthuraya
Purbe
RANDOMNess
Razzi
Selendang
Sofeanny
Sri Diah
Temp2escape
Zareeda
zZzSS
zzorro
Powered by eSnips.com
adopt your own virtual pet!

Luahan & Gelodak di Jiwa

Andai hidup punca perpisahan, biarlah mati menyambungnya semula... 
Namun seandainya mati punca perpisahan, biarlah hidup ini membawa erti yang nyata.... 
Jika aku bukan pelita yang mampu menerangi malam.. 
Memadailah aku menjadi kunang-kunang yang menemani dikegelapan.. 
 
"Life is to be fotified by many friendships. To love and be loved is the greatest happiness. Fate determines who comes into our lives. The heart determines who stays..." 
 
Kenangan itu kadangkala teramat pahit untuk diredah, tetapi ia terlalu manis untuk dikenang. Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan.Andainya hadirnya cinta sekadar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.Kecewa bercinta bukan bermakna dunia sudah berakhir.Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan.Hidup ini indah jika kita tahu menghargainya. .. Tapi ia amat menyakitkan andai kita melaluinya sambil lewa...

last modified Jun 15, 2007 at 22:01


Friday, April 27, 2007

:: Kematian ::

Hari ni.. dapat tahu abg din, kawan baik hubby.. yg mengiringinya pada masa nikah hari tu meninggal dunia.. innalillahhiwa'innailai hirojiun.. mm.. sesak nafas kata hubby.. sedihnya.. abg din meninggal awal hari (sabtu, 28.04.07) humm.. humm.. dia meninggalkan seorang anak lelaki.. humm.. humm.. semalam abah call.. abah pula cakap 'tok su' meninggal.. sakit, dua hari je di hospital.. aduhai.. sedih pula pepagi ni.. al fatihah..

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Allah s.w.t berfirman, mafhumnya,

“Demi sesungguhnya! Kami akan menguji kamu dengan sedikit perasaan takut (kepada musuh) dan (dengan merasai) kelaparan dan (dengan berlakunya) kekurangan dari harta benda dan jiwa serta hasil tanaman dan berilah khabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan, mereka berkata: Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali. Mereka itu ialah orang-orang yang dilimpahi dengan berbagai-bagai kebaikan dari Tuhan mereka serta rahmatNya dan mereka itulah orang-orang yang dapat petunjuk hidayatNya. (QS. al-Baqarah:155-157)

Di dalam musnad Imam Ahmad, Nabi s.a.w bersabda,

"Tidaklah seorang hamba yang ditimpa musibah mengucapkan, "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, ya Allah berilah aku pahala dalam musibahku ini dan gantilah untukku dengan sesuatu yang lebih baik," kecuali Allah akan memberikan pahala dalam musibahnya dan akan memberikan kepadanya ganti yang lebih baik." (HR. Ahmad 3/27)

Kita Milik Allah dan Kembali Kepada-Nya

Jika seorang hamba benar-benar menginsafi bahwa dirinya adalah milik Allah s.w.t. dan akan kembali kepada-Nya maka dia akan terhibur tatkala ditimpa musibah. Kalimat istirja' ini merupakan penyembuh dan penawar paling mujarab bagi orang yang sedang ditimpa musibah. Dia memberikan manfaat baik dalam waktu dekat maupun di waktu yang akan datang. Kalimat tersebut memuat dua prinsip yang sangat agung. Jika seseorang mampu merealisasikan dan memahami keduanya maka dia akan terhibur dalam setiap musibah yang menimpanya. Iaitu,

Pertama; Bahwasanya manusia, keluarga dan harta pada hakikatnya adalah milik Allah s.w.t. . Ianya bagi manusia tidak lebih hanya sebagai pinjaman, sehingga jika Allah s.w.t. mengambilnya dari seseorang maka ia ibarat seorang pemilik barang yang mengambilnya kembali dari si peminjam. Demikian juga manusia sebenarnya tidak mempunyai apa-apa , sebelumnya (ketika lahir) dia tidak memiliki apa-apa dan setelahnya (ketika mati) ia pun tidak memiliki apa-apa lagi.

Dan segala sesuatu yang dimiliki oleh seorang hamba tidak lebih hanya seperti barang pinjaman yang bersifat sementara. Seorang hamba juga bukanlah yang telah menjadikan dirinya memiliki sesuatu setelah sebelumnya tidak punya. Dan diapun bukanlah menjadi penjaga terhadap segala miliknya dari kebinasaan dan kelenyapan, dia tidak mampu untuk menjadikan miliknya tetap terus kekal bersamanya . Walau apapun usaha seorang hamba dia tidak akan mampu untuk menjadikan miliknya kekal abadi, juga tidak mampu menjadikan dirinya sebagai pemilik hakiki.

Dan juga seseorang itu hendaklah membelanjakan apa-apa yang dimilikinya berdasarkan perintah pemiliknya yang hakiki, memperhatikan apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang. Dia membelanjakan bukan sebagai pemilik, kerana Allah-lah Sang Pemilik, maka tidak boleh baginya membelanjakan pinjaman itu kecuali dalam hal-hal yang sesuai dengan kehendak Pemilik Yang Hakiki.

Kedua; Bahwa kesudahan dan tempat kembali seorang hamba adalah kepada Allah Pemilik yang Haq. Dan seseorang sudah pasti akan meninggalkan dunia ini lalu menghadap Allah s.w.t. sendiri-sendiri sebagaimana ketika mula-mula diciptakan, tidak memiliki harta, tidak membawa keluarga dan anak isteri. Akan tetapi manusia menghadap Allah dengan membawa amal kebaikan dan keburukan.

Jika awal mula dan kesudahan seorang hamba adalah demikian maka bagaimana dia akan berbangga-bangga dengan apa yang dia miliki atau berputus asa dari apa yang tidak dimilikinya. Maka memikirkan bagaimana awal dirinya dan bagaimana kesudahannya nanti adalah merupakan penawar paling mujarab untuk mengubati sakit dan kesedihan. Demikian juga dengan mengetahui secara yakin bahwa apa yang akan menimpanya pasti tidak akan sia-sia atau luput dan begitu juga sebaliknya.

Allah s.w.t. berfirman, mafhumnya,

Tidak ada sesuatu kesusahan (atau bala bencana) yang ditimpakan di bumi dan tidak juga yang menimpa diri kamu, melainkan telah sedia ada di dalam Kitab (pengetahuan Kami) sebelum Kami menjadikannya; sesungguhnya mengadakan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kamu diberitahu tentang itu) supaya kamu tidak bersedih hati akan apa yang telah luput daripada kamu dan tidak pula bergembira (secara sombong dan bangga) dengan apa yang diberikan kepada kamu dan (ingatlah), Allah tidak suka kepada tiap-tiap orang yang sombong takbur, lagi membanggakan diri.
(QS. al-Hadid:22-23)

Ingat nikmat yang masih ada

Bandingkan besarnya musibah dan besanya nikmat yang telah diterima. Maka akan didapati bahwa Allah s.w.t masih memberikan nikmat seumpama musibah malah sebenarnya lebih banyak lagi. Dan jika seseorang bersabar dan redha maka Allah s.w.t. akan memberikan sesuatu yang lebih baik dan besar daripada apa yang hilang dalam musibah, bahkan mungkin dengan berlipat ganda. Dan jika Allah s.w.t. menghendaki maka akan menjadikan lebih dan lebih lagi dari yang ada.

Musibah Menimpa Semua Orang

Sedarlah bahawa musibah itu pasti dialami oleh semua orang. Lihatlah ke kanan, maka akan didapati di sana orang yang sedang diberi ujian, dan jika menengok ke kiri maka di sana ada orang yang sedang ditimpa kerugian dan malapetaka. Dan seorang yang berakal, sekiranya ingin memperhatikan sekelilingnya maka dia tidak akan mendapati kecuali di sana pasti ada ujian hidup, entah dengan hilangnya barang atau orang yang dicintai atau ditimpa sesuatu yang tidak disukai dalam hidup.

Kehidupan dunia tidak lain adalah ibarat kembangnya tidur atau bayang-bayang yang pasti lenyap. Jika dunia mampu membuat orang tersenyum sesaat maka dia mampu mendatangkan tangisan yang panjang. Jika ia membuat bahagia dalam sehari maka ia pun membuat duka sepanjang tahun. Kalau hari ini memberikan sedikit maka suatu saat akan menahan dalam waktu yang lama. Tidaklah suatu rumah dipenuhi dengan keceriaan kecuali suatu saat akan dipenuhi pula dengan duka.

Ibnu Mas'ud r.a berkata, "Pada setiap kegembiraan ada duka, dan tidak ada satu rumah pun yang penuh dengan kebahagiaan kecuali akan dipenuhi pula dengan kesedihan. Berkata pula Ibnu Sirin, "Tidak akan pernah ada senyuman yang berterusan , kecuali setelahnya pasti akan ada tangisan."

Hindun binti an-Nu'man berkata, "Kami melihat bahwa kami adalah termasuk orang yang paling mulia dan memiliki harta paling banyak, kemudian matahari belum sampai terbenam sehingga kami telah menjadi orang yang tidak punya apa-apa. Dan merupakan hak Allah s.w.t. bahwa tidaklah Dia memenuhi suatu rumah dengan kebahagiaan, kecuali akan mengisinya pula dengan kesedihan." Dan ketika seseorang bertanya tentang apa yang menimpanya maka dia mengatakan, "Kami pada suatu pagi, tidak mendapati seseorang pun di Arab kecuali berharap kepada kami, kemudian kami di petang harinya tidak mendapati mereka kecuali menaruh belas kasihan kepada kami."

Keluh Kesah Menambahkan Penderitaan

Sedarlah bahawa keluh kesah tidak akan dapat menghilangkan musibah. Bahkan hanya akan menambah serta melipatgandakan sakit dan penderitaan.

Musibah Terbesar Adalah Hilangnya Kesabaran

Ingatlah bahwa hilangnya kesabaran dan sikap berserah diri adalah lebih besar dan lebih berbahaya daripada musibah itu sendiri. Kerana hilangnya kesabaran akan menyebabkan hilangnya keutamaan berupa kesejahteraan, rahmat dan hidayah yang Allah s.w.t. kumpulkan tiga hal itu dalam sikap sabar dan istirja' (mengembalikan urusan kepada Allah).

Sumber asal : “Ilaj harril musibah wa huzniha,” Imam Ibnul Qayyim (KM)

159136 | posted by sitimas at 17:31 | 0 comments

Wednesday, April 11, 2007

CakkKkkKKk!!

ahh.. i'm back.. 29 rabiulawal ni, genap dua bulan aku bergelar isteri.. ahaks.. yey!!.. tapi.. mesti banyak lagik dugaan yg bakal menanti kami di masa depan kan.. mmm.. mudah2 an kami dalam perlindungan Nya..

Lately banyak sangat kerje.. banyak sangat komitmen.. mm.. tak sempat nak tulis ape pun.. dah le danchan ni pon banyak hal.. cess..

abah.. masuk sepital, disyaki ada darah tinggi & jantung.. dan kencing manis yg tinggi.. itu kena tahan tu..

citer gik honeymoon.. ahaks..

and part of tat.. citer pasai Keris Propertiesl!! arrrghhh.. tensen nye!!

158994 | posted by sitimas at 20:50 | 0 comments