|
Cahaya pagi yang terlupa Sendiri bersama bayanganku Lalu indera terbuka kaku Mencari ertinya hidup Kudengar, kusyairkan Kulihat, kulukis dan kuukirkan Kedendangkan semua warna-warni hidup Demi memahami nikmat dunia Bayanganku, kau, dia dan apa sahaja Siangku tak pernah terlupa, langit mulai berubah Syairku memekakkan telinga Lukisanku mengeringkan airmata Ukiranku mematahkan pena Warna-warni itu kini kian pudar berdebu Bayanganku, kau diam tanpa bahasa Walau kekal masih disisiku Hujan yang turun tak terelak Melunturkan jiwa lalu hampa Terkurung di malam bintang tak berkertip Kaki rapuh, lenganku remuk, menatap kosong Tuntun aku ke cahaya kecil Bayanganku, gelap dan masih adakah kau? Janji bangunkan aku Jika aku tertidur Saat kabut cahaya kabur Walaupon tubuhku kian terkubur Bila pagi hadir kembali
last modified Dec 28, 2004 at 4:59pm
|